Rizal Tamami
Rizal Tamami
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Di Masa Pandemi Covid-19 SMP Negeri 2 Pejawaran

SMP Negeri 2 Pejawaran memulai tatap muka terbatas 7 September 2020 dengan protokol ketat, diawasi Forkompimcam dan Dinas Pendidikan Banjarnegara.

Situasi pandemi covid-19 yang masih belum kondusif atau hilang dari bumi ini tentu menjadi semua lini kehidupan terjadi masalah. Beberapa daerah sudah membuka kegiatan, misal dunia industri, dunia transportasi, dunia ekonomi dan usaha lainnya sudah dapat beraktifitas dengan kebiasaan baru melakukan protokol kesehatan. Oleh karena itu dunia pendidikan juga merasakan ingin melakukan kegiatan dengan kebiasaan baru. 

SMP Negeri 2 Pejawaran merupakan salah satu sekolah yang mendapat kepercayaan melakukan tatap muka terbatas dengan persyaratan yang sangat ketat. Salah satu syarat yang dipenuhi mengisi cheklist kesiapan melakukan pembelajaran tatap muka. Ada ketersediaan sarana prasarana cuci tangan, masker, thermogun, pengaturan ruang belajar yang berjarak dan maksimal 50% dari jumlah siswa di kelas itu, mendapat ijin dari pemerintah dan mendapat ijin atau persetujuan dari komite sekolah dan orang tua. 

Semua persyaratan sudah dipenuhi dan mendapat arahan dari kepala dinas pada hari Jum'at tanggal 3September 2020 di Aula Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara bersama Camat, Kapolsek dan Danramil Pejawaran serta Kepala Puskesmas Pejawaran. Ini sebuah kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada SMP Negeri 2 Pejawaran, karena di Banjarnegara yang boleh melakukan hanya beberapa sekolah antara lain SMP Negeri 1 Madukara, SMP Negeri 1 Susukan, SMP Negeri 1 Bawang, SMP Negeri 1 Wanadadi dan SMP Negeri 2 Pejawaran.

Kegiatan tatap muka terbatas ini dimulai hari Senin, tanggal 7 September 2020. Dipantau dari Forkompimcam, Puskesma dan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara kegiatan berjalan sesuai dengan rencana, Awalnya peserta didik merasa tidak nyaman karena kelas 7 merupakan peserta didik yang pertama masuk dengan materi masa  pengenalan lingkungan sekolah dan materi kesehatan dari Puskesmas. Alhamdulillah mulai dari proses awal masuk ke halaman sekolah sampai kelas dan saat pembelajaran sampai proses pulang ke rumah masing-masing berjalan dengan baik. Jika selama satu minggu berjalan dengan baik saat evaluasi dan monitoring maka dua minggu kedepan anak-anak masuk sekolah dua kali dalam satu minggu, begitu seterusnya akan memasuki masa kebiasaan baru jika dinyakini sudah berjalan dengan baik dan tidak ada kasus. Besar harapan anak-anak, bapak dan ibu guru sehat semua. Salam sehat selalu

Berbagi

Posting Komentar